Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kisah Blackberry yang Pernah Jaya Dulu

Konten [Tampil]
Blackberry, mungkin tidaklah salah bila ada opini publik yang mengatakan bahwa Blackberry sudah menjadi barang wajib yang harus dimiliki oleh banyak orang. Tidak hanya bagi mereka yang menggeluti bisnis, tapi para remaja pun sekarang juga kecanduan terhadap benda hitam seukuran genggaman tangan tersebut.

Blackberry adalah sebuah device seperti handphone yang lainnya. Namun, yang membedakan handphone dengan beberapa handphone lainnya dengan operating sistem (OS) nya berbasis Java.
Mengapa Blackberry bisa terkenal seperti itu? Dengan menggunakan Blackberry, Anda seperti sudah memiliki dunia di dalam genggaman tangan anda. Selain anda bisa mengirim SMS, anda pun masih bisa mengirim dan menerima email serta berkomunikasi dengan teman-teman anda melalui fitur Blackberry Massanger (BBM).

Benda tersebut mulai terkenal ketika presenter wanita yang bernama Oprah Winfrey membawanya dalam acara talk shownya dan mengatakan bahwa Blackberry telah mengubah sebagian besar dari hidupnya. Pernyataan Oprah Winfrey tersebut juga diperkuat oleh Bill Gates yang menyatakan bahwa Michael Dell tidak pernah melepaskan benda hitam tersebut dari genggaman tangannya.

Sebenarnya, Blackberry adalah produk dari sebuah perusahaan yang belum cukup terkenal yaitu Research in Motion yang didirikan oleh Mark Lazaridis. Pada awalnya, orang-orang ragu jika Blackberry akan sanggup merebut hati masyarakat. Namun pandangan tersebut salah besar, mari kita lihat kenyataannya sekarang. Banyak orang yang buru-buru kita lihat kenyataannya sekarang. Banyak orang yang buru-buru mengganti handphonenya dengan Blackberry, banyak acara-acara kuis televisi yang menjanjikan Blackberry sebagai salah satu hadiahnya, banyak orang yang membagi-bagikan PIN BBM nya kepada teman-temannya melakukan berbagai macam situs jejaring sosial. Hal tersebut cukup membuktikan bahwa Blackberry memang benar-benar telah diterima oleh masyarakat.

Semenjak peluncuran produk pertamanya ditahun 1999, blackberry sudah memiliki jutaan pelanggan. Pada awalnya Blackberry memang dibandrol dengan harga yang cukup tinggi dan sulit dibayangkan. Namun semenjak turunnya biaya transmisi data , Blackberry pun akhirnya menjadi barang yang mudah didapat dan digunakan oleh semua orang.


Lalu, bagaimana sebenarnya Carl Mark Lazaridis mengemas semua pelanggannya dalam segenggam Blackberry. Mark adalah lulusan ilmu komputer di Waterloo University. Namun sebulan sebelumn diadakannya ujian akhir ia memilih untuk keluar dari kampus tersebut. Ia pun memulai usahanya setelah Mark berhasil memenangkan sebuah kontrak senilai US$ 560.000 dari general motor atas usahanya dalam merancang dan membangun sebuah sistem industrial.

Selanjutnya, Mark juga meminjam uang dari kedua orang tuanya sebesar US$13.975 ditambah dengan pinjamannya dari bank sebesar US$ 14.906. selain itu, Mark pun juga menghubungi sahabat karibnya, Dauglas Fregin yang seorang pecandu radio amatir. Kedua orang tersebut pun melakukan pekerjaan mereka dengan baik, termasuk mendesain sebuah perangkat untuk membaca barcode pada pita film. Perangkat tersebut pun berhasil memenangkan piala Oscar untuk kategori pencapaian teknologi.

Kemudian pada tahun 1987, Mark Lazaridis pun mendapat sebuah pekerjaan baru yaitu untuk merancang sebuah perangkat lunak untuk sebuah jaringan data tanpa kabel yang ketika itu masih dalam bentuk gulungan kawat dan kotak-kotak bernama Mobitex. Pada waktu itu lah muncul idenya untu membuat Blackberry.

Pada tahun 1999, Mark Lazaridis baru bisa mewujudkan keinginannya untuk membuat Blackberry. Sedangkan untuk nama Blackberry sendiri diambil dari sebuah perusahaan di California yaitu Laxicon Branding yang semula mengusulkan nama PocketLink, kemudian strawberry. Nama terakhir tersebutlah yang kemudian dipakai, namun karena warna Blackberry pertama adalah hitam maka Mark menggunakan kata Black di depannya.

Blackberry pun terjual luas diberbagai belahan dunia. Terutama setelah Markk Lazaridis mengangkat Jim Balsillie sebagai CEO. Pada tahun 2011 lalu, Mark tercatat telah memiliki kekayaan sebesar US$ 85 Juta. Tentu saja kekayaannya tersebut akan terus bertambah seiring semakin besarnya tingkat permintaan terhadap Blackberry.

Sumber : Buku 101 Imperium Business Idea


Mau hasilin uang dari Affliate Marketing?? Gabung aja di Ecomobi.com/register. Promosi MUDAH seperti website https://pricemarket.net. Hanya dengan plugin WPHARGAPRO dari Themeson.com dan Hosting dari Niagahoster.com (masukkan kode Kupon : a-DISKONIAGAHOST) Anda akan memiliki website yang Anda IMPIKAN