Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah Benar Ketika Ketindihan Saat Tidur Disebabkan Hantu/Setan? Ini Faktanya

Konten [Tampil]

Kali ini akan membahas sebuah topik y ang cukup menarik. Yaitu : “Ketindihan Setan Saat Tidur”. Beberapa ada yang bertanya. “ketika saya tidur, badan saya tidak bisa bergerak. Saya susah bernapas, mau bicara pun sulit. Tetapi, saya dalam keadaan sadar. Apakah saya ketindihan setan atau ditindih makhluk aneh-aneh? Jadi, badan saya rasanya seperti diikat”. Saya mau bercerita sedikit. Yang dimaksud disini adalah ‘ketindihan’ itu anda ketika tidur mengalami kelumpuhan atau disebut dengan sleep paralysis. Jadi, tidak ada makhluk ghaib yang menindih anda ataupun tidak ada teman anda yang menindih anda saat anda tidur.

Mungkin orang-orang awam yang tidak mengerti hal ini mereka mengatakan ini ghaib. Jadi pada saat itu terjadi mereka akan mencari dukun, mencari orang pintar, lalu disuruh minum air atau mandi kembang 7 rupa dan sebagainya. Sleep paralysis ini dapat terjadi disebabkan karena tidak selarasnya antara mekanisme otak dan tubuh pada saat anda tidur. Jadi pada saat tidur, mungkin tubuh anda atau otot-otot anda sudah rileks terlebih dahulu, sedangkan pikiran anda masih tetap sadar. Dan akhirnya anda mengalami hal-hal itu tadi. Anda mulai mengalami sulit bernapas, anda tida kbisa bergerak, tidak bisa berbicara, dan biasanya pada beberapa orang muncul rasa takut.

Sleep paralysis ini di dalam medis dibagi dalam 2 bagian.

1. Hypnagogic Sleep Paralysis

Yang pertama adalah Hypnagogic Sleep Paralysis. Jadi paralysis atau kelumpuhan jenis ini biasanya terjadi pada mereka yang belum masuk fase tidur sepenuhnya. Jadi mereka yang mengalami paralysis jenis ini kesadaran mereka belum hilang sepenuhnya Dan akhirnya mereka tidak dapat berbicara tidak dapat menggerakkan anggota tubuh mereka, bahkan beberapa dari mereka mengalami ketakutan.

2. Hypnopomic Sleep Paralysis

Lalu yang kedua adalah Hypnopomic Sleep Paralysis. Kondisi ini atau kelumpuhan ini terjadi ketika seseorang tersadar pada akhir masa tidur. Masa tidur sendiri terbagi dua. Jadi ada masa tidur NREM atau Non Rapid Eye Movement dan REM atau Rapid Eye Movement. Ketika seseorang tersadar sebelum masa REM ini berakhir maka disitulah terjadi sleep paralysis jenis ini atau Hypnopomic Sleep Paralysis.

“Lalu siapa saja yang sering mengalami sleep paralysis atau yang orang awam bilang ‘ketindihan’?”. 

Jadi, sleep paralysis ini sering dialami oleh mereka yang masih remaja Jadi di usia-usia remaja. Kemudian posisi tidur terlentang. Jadi, dulu ada mitos Katanya kalau kita tidur terlentang maka jantung kita akan dimakan oleh gagak sehingga kita tidak bisa bergerak. Jadi, itu adalah mitos. Dan penjelasannya sudah dijelaskan sebelumnya.

Kemudian, stress yang berlebih juga bisa. Kemudian mereka yang mengalami gangguan bipolar dan mereka yang menggunakan atau menyalahgunakan obat-obatan. Jadi, itu semua adalah penjelasan tentang ‘ketindihan’ tadi yang kita sebut dengan sleep paralysis.

“Lalu, bagaimana caranya supaya kita terhindar dari sleep paralysis atau untuk menguranginya?” 

Bagi anda yang sering mengalaminya dalam waktu kurang dari sebulan lebih dari 3 kali, caranya adalah ubah pola hidup anda. Mungkin yang sekarang terlalu stress, kurangi stress anda. Kemudian bagi yang mengalami bipolar, coba konsultasikan diri anda ke dokter.
Semoga pesan singkat ini dapat menjelaskan kepada anda semua tentang mitos ‘ketindihan setan’. Jadi, tidak ada setan yang menindih anda. Yang ada adalah seperti di penjelasan saya tadi.